Pemkab Kampar Ikuti Evaluasi Stabilisasi Harga dan Supply Chain Komoditas Pangan Triwulan II 2026

Bangkinang – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan instansi lintas sektor terkait turut berpartisipasi aktif dalam rapat evaluasi dan verifikasi lapangan yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau. Kegiatan bertajuk Evaluasi Stabilisasi Harga dan Supply Chain Komoditas Pangan Triwulan II Tahun 2026 ini berlangsung di Aula Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Kampar pada Senin (8/6/2026). Keterlibatan aktif Pemkab Kampar dalam pengawasan ini merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam memastikan kelancaran rantai pasok serta stabilitas harga pangan pokok di wilayah Kabupaten Kampar sepanjang triwulan kedua.

Rapat evaluasi ini dipimpin oleh Ketua Tim Evaluasi dari BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Martha Simbolon. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar turut hadir bersama sejumlah instansi teknis daerah lainnya, yakni Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil, serta Pimpinan Kantor Cabang Perum BULOG Kampar. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan keseriusan Pemkab Kampar dalam mendukung penuh proses pengawasan yang diinisiasi oleh BPKP.

Kegiatan pengawasan ini berlandaskan regulasi formal, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah serta Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Secara teknis, evaluasi ini juga menindaklanjuti Surat Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pangan Nomor PE.09.02/S-47/D3/3/2026 tertanggal 21 April 2026 mengenai Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan (KF1) atas Topik APP Stabilisasi Harga dan Supply Chain Komoditas Pangan.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar bersama instansi terkait memberikan dukungan data dan informasi lapangan dalam proses evaluasi dan verifikasi lintas sektoral ini. Pemantauan bersama mencakup alur distribusi, ketersediaan stok di gudang cadangan, hingga pergerakan harga riil di pasar untuk komoditas pangan pokok strategis. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian utama meliputi beras (khususnya program SPHP Bulog), minyak goreng, gula pasir, serta komoditas hortikultura pemicu inflasi seperti cabai dan bawang.

Ketua Tim Evaluasi BPKP Riau Martha Simbolon saat memimpin rapat evaluasi dan verifikasi supply chain pangan bersama OPD terkait di Aula Dinas Pertanian Kampar, Senin (8/6/2026).

Kegiatan Evaluasi Stabilisasi Harga dan Supply Chain Komoditas Pangan Triwulan II ini bertujuan untuk memotret secara objektif kondisi riil stabilisasi harga dan rantai pasok komoditas pangan di Kabupaten Kampar. Melalui verifikasi data bersama dinas terkait dan BULOG, kegiatan ini juga bertujuan memetakan potensi hambatan distribusi sedini mungkin, sehingga daya beli masyarakat di daerah tetap terjaga dengan baik.

Rangkaian kegiatan pengawasan dan evaluasi lapangan ini berlangsung selama 10 (sepuluh) hari kerja, dalam periode efektif mulai 4 Mei hingga 8 Juni 2026. Pemkab Kampar menyambut positif sinergi yang terjalin antara instansi teknis daerah dan BPKP, karena dinilai memberikan panduan tata kelola pangan yang lebih transparan, akuntabel, dan terukur.

Pemkab Kampar berkomitmen untuk segera menindaklanjuti rekomendasi strategis yang dikeluarkan oleh BPKP Riau melalui jajaran OPD terkait. Langkah ini penting guna memperkuat ketahanan pangan wilayah serta memantapkan kesiapan stok pangan dalam menghadapi potensi gejolak pasar di triwulan berikutnya.